Enter your keyword

post

Siswa SMP Lazuardi Wujudkan Welas Asih Lewat FUN CAMP dan HOMESTAY

Siswa SMP Lazuardi Wujudkan Welas Asih Lewat FUN CAMP dan HOMESTAY

Bulan September merupakan bulan yang ditunggu-tunggu oleh seluruh siswa-siswi SMP Lazuardi.Dua kegiatan camping siswa yaitu Fun Camp dan Homestay adalah alasannya. Dua kegiatan besar SMP ini selalu menjadi agenda menarik dan menyenangkan bagi siswa-siswi. Bagaimana tidak, dalam kegiatan Fun Camp dan Homestay mereka belajar banyak hal seru dan mendapatkan pengalaman yang tidak akan terlupakan.

Fun camp untuk siswa siswi kelas 7&8

Fun Camp kali ini berkemah di Camping Ground Mandalawangi, Cibodas selama 2 hari 1 malam. Suasana yang sejuk dan arena yang luas membuat siswa-siswi puas bereksplorasi.  Pepohonan yang rimbun serta dikelilingi gunung sejauh mata memandang, semakin membuat siswa-siswi ingin berlama-lama di tempat camping ini. Salah satu tujuan Fun Camp memang mendekatkan siswa dengan lingkungan.

Sebagai perwujudan sikap welas asih, kegiatan Fun Camp dirancang sedemikian rupa agar siswa-siswi banyak berinteraksi dengan alam. Hari pertama setelah merapikan tenda dan makan siang, peserta bersiap tracking menuju air terjun Cibereum. Kurang lebih 1,5 jam perjalanan dengan medan yang cukup terjal. Namun, kelelahan mereka terbayar saat tiba di lokasi dan disambut megah oleh deburan air terjun yang dingin dan indah. Kegiatan jurit malam dan api unggun juga menambah keseruan Fun Camp tahun ini. Interaksi dan eksplorasi terhadap alam, adalah bentuk rasa syukur kepada Sang Pemiliki yang Maha Tinggi.

Homestay siswa siswi kelas 9

Lain cerita dari kegiatan Homestay yang diikuti oleh kakak-kakak kelas 9 yang mengikuti homestay di Desa Sukaresmi, Megamendung Bogor. Selama 3 hari 2 malam siswa-siswi kelas 9 tinggal bersama orang tua asuh dan penduduk lainnya di desa tersebut. Kepergian mereka juga ditemani dengan Bapak dan Ibu Guru pengajar kelas 9 yang juga menyatakan bahwa kegiatan ini selalu memiliki kesan mendalam (baca cerita Ms.Maryati tentang homestay tahun lalu).

Memang sedikit berbeda dari kegiatan camping, pada kegiatan ini siswa mengikuti aktivitas orang tua asuh yang beraneka ragam. Seperti bertani, berdagang, dan lain sebagainya. Mereka belajar langsung bagaimana menjalani kehidupan yang mungkin tidak sama dengan kehidupan mereka selama ini. Lingkungan serta aktivitas yang berbeda, membuat mereka belajar untuk mensyukuri dan menghargai setiap nikmat yang Allah beri.

Hal lain yang tidak kalah menarik dari kegiatan homestay ini adalah, siswa-siswi kelas 9 melakukan kegiatan sosial di Desa Sukaresmi sebagai perwujudan sikap altruisme. Kegiatan sosial ini tentu dirancang sehingga memiliki banyak manfaat bagi penduduk setempat. Seperti membuat perpustakaan umum, mengajar adik-adik madrasah, bazar murah, hingga perlombaan untuk anak-anak. Semua itu disambut meriah dan bahagia oleh warga Desa Sukaresmi. Sekaligus hal ini, mencanangkan bahwa lazuardi adalah sekolah berwawasan welas asih

Program kegiatan homestay ini tentu memberikan pengalaman berharga untuk para siswa. Tentang arti berbagi kepada sesama dan tentang rasa syukur. Melalui kegiatan ini harapannya, dapat mengasah kepekaan dan nilai-nilai sosial pada diri mereka. Sehingga kelak saat terjun langsung ke masyarakat, mereka bisa memberikan kontribusi besar untuk lingkungan dan masyarakat sekitar. 

Leave a Reply

Your email address will not be published.